Jumat, 26 Desember 2008

Protozoa Usus (Intestinal)

Di kuliah gw yang udah naik di semester tiga ini gw mulai belajar tentang Parasitologi.
Wow, gw kagum ajah pas belajar parasitologi. Makhluk-makhluk hidup yang teramat kecil bahkan ada yang ga keliatan oleh mata manusia bisa menyebabkan penyakit pada manusia.
Ck,ck,ck Allah memang selalu hebat dalam menciptakan makhluk hidup.
Mikroorganisme yang kecil aja hebat, kita sebagai manusia yang punya akal, hati, dan pikiran seharusnya bisa lebih hebat donk. Betul tidak?? Beeetuuul...

Berikut adalah mata kuliah Parasitologi yang gw ikuti. . . Enjoy!

Entamoeba hystolitica

Protozoa intestinal / usus

  • biasa ditemukan dalam usus besar

Daerah penyebaran :

  • keadaan lingkungan jelek
  • penduduk tidak memeperhatikan kebersihan makanan / minuman
  • banyak lalat / kecoa sebagai vector mekanik.

Sifatnya pathogen:

  • menimbulkan penyakit amubiasis disentri
  • gejala utama diare disertai darah dan lendir, entamoeba merusak mucosa usus sehingga terjadi pendarahan.
  • Menyerang segala umur
  • Banyak diderita penduduk pada keadaan sos-ekonomi rendah
  • Biasa terjadi pada perubahan musim.

Morfologi (bentuk trofozoit & kista)

Bentuk Trofozoit

Image Hosted by ImageShack.us

  • Bentuk trofozoit mempunyai ciri-ciri sbb:

1. bentuknya tidak teratur

2. bagian dalam : endoplasma , bagian luar : ektoplasma

3. bergerak aktif dengan ektoplasma, pseudopodia (kaki palsu) berasal dari ektoplasma

4. segera mati bila berada di luar hospes, karena tidak mempunyai satu buah inti.

5. di dalam endoplasma : eritrosit ( saat merusak mukosa usus ), leukosit dan sisa jaringan

6. ukuran 20-30 mikron

7. melukai mukosa colon, diare darah

Bentuk Kista
Image Hosted by ImageShack.us


o bentuk kista mempunyai ciri-ciri sb:

1. bentuknya bulat

2. mempunyai dinding yang berasal dari ektoplasma, sehingga dapat hidup lebih lama di luar hospes oleh karena dapat mempertahankan diri dari pengaruh factor luar ( cuaca, zat kimia, suhu )

3. mencemari lingkungan

4. ada tiga macam bentuk kista

§ kista berinti satu : vakuola glikogen dan benda kromatoid berfungsi untuk penyimpanan makanan

§ kista berinti dua : vakuola glikogen dan benda kromatoid

§ kista berinti empat : bentuk infektif ( mencemari makanan dan bila dimakan akan berubah menjadi tropozoit)

5. ukuran 6-15 mikron

Lingkaran hidup

þ Hospes definitive : manusia

þ Hospes antara : lalat / kecoa sebagai vector makanik, bentuk kista menempel pada luar tubuhnya.

þ Habitat : colon

þ Bentuk infektif : kista berinti empat

þ Cara infeksi : melalui makanan / minuman terkontaminasi

Gejala klinis

þ Bentuk tropozoit merusak / melukai mukosa colon sehingga menyebabkan diare disertai dengan darah dan lendir

þ Bentuk tropozoit ikut aliran darah sampai ke hepar mnyebabkan abses hepar dan hepatomegali

Bentuk kista mempunyai arti penting dalam epidemiologi oleh karena dapat menular ke orang lain

þ Penderita + kista karier ( sumber penularan)

Diagnosis

þ Memeriksa feses penderita

Pengobatan

þ Metronidazol, nama umum : flagil selama 5 hari

Pencegahan

þ Mengobati sumber infeksi

þ Memperbaiki lingkungan

þ Menjaga kebersihan makanan / minuman agar tidak terkontaminasi kista

þ Mengurangi populasi lalat / kecoa



Entamoeba coly

(protozoa usus)

Daerah Penyebaran :

ü Keadaan lingkungan jelek

ü Banyak lalat / kecoa

ü Tidak memperhatikan kebersihan makanan/ minuman

Sifat :

ü Non pathogen

ü Tidak menimbulkan gangguan kesehatan pada manusia

ü Bentuknya hampir sama dengan Entamoeba histolitica

ü Termasuk pseudopodia : bergerak aktif dengan kaki palsu yang berasal dari ektoplasma.

Morfologi :

ü Bentuk tropozoit :

Image Hosted by ImageShack.us

1. bentuknya tidak teratur

2. bagian dalam endoplasma, bagian luar ektoplasma

3. bergerak aktif : lebih lambat daripada Entamoeba histolitica

4. bergerak aktif dengan ektoplasma: pseudopoda ( kakai palsu ) berasal dari ektoplasma

5. segera mati bila berada di luar hospes, karena tidak mempunyai dinding

6. memperbanyak diri dengan pembelahan biner

7. mempunyai satu buah inti

8. di dalam endoplasma terdapat bacteria

9. ukuran 20-40 mikron

10. tidak merusak colon

ü bentuk kista :

Image Hosted by ImageShack.us

  1. bentuknya bulat
  2. mempunyai dinding yang berasal dari ektoplasma, sehingga dapat hidup lebih lama di luar hospes karenanya dapat mempertahankan diri dari pengaruh factor luar ( cuaca, zat kimia, suhu)
  3. ada 4 macam bentuk kista :

a. kista berinti satu : vakuola glikogen dan benda kromatoid berfungsi untuk penyimpanan makanan

b. kista berinti dua : vakuola glikogen dan benda kromatoid

c. kista berinti empat : vakuola glikogen dan benda kromatid

d. kista berinti delapan : stadium infektif

4. di luar hospes dapat hidup lebih lama karena mempunyai dinding sehingga dapat mempertahankan diri dari pengaruh luar.

5. mencemari lingkungan, ukuran 15 – 20 mikron

lingkaran Hidup

ü Hospes definitive : manusia

ü Hospes antara : lalat / kecoa sebagai vector mekanik bentuk infektif menempal pada bagian luar tubuhnya.

ü Habitat : usus besar / colon

ü Bentuk infektif : kista berinti delapan

ü Cara infeksi : melalui makanan / minuman terkontaminasi

Giardia lamblia

Image Hosted by ImageShack.us


Daerah Penyebaran :

" Keadaan lingkungan jelek

" Banyak lalat / kecoa

" Tidak memperhatikan kebersihan makanan / minuman

Sifat:

" Pathogen

" Menimbulakn penyakit giardiasis dengan gejala utama diare lemak / steatorhea

" Bergerak dengan flagella sehingga termasuk flagelata

" Biasa diderita pada anak-anak

Morfologi

" Bentuk tropozoit :

1. bentukya seperti raket, bagian anterior bulat, posterior runcing

2. bagian dorsal cembung, bagian ventral cekung

3. berinti dua buah

4. bagian ventral anterior mempunyai alat hisap / sucking disc yang berguna untuk menempel pada mukosa usus

5. bergerak aktif dengan flagella yang berasal dari ektoplasma

6. mempunyai aksostil

7. memperbanyak diri dengan belah pasang longitudinal

8. di luar hospes tidak dapat hidup lama dan segera mati

9. ukuran 7 x 10 mikron

® kista memiliki sifat –sifat :

1. bentuk oval

2. mempunyai dinding yang berasal dari ektoplasma

3. dapat hidup lama di luar hospes dan mencemari lingkungan

4. mempunyai 4 buah inti

5. di dalam ektoplasma terdapat aksostil dan sisa flagella

6. sifatnya infektif : jika masuk ke dalam hospes segera berubah menjadi tropozoit

7. penderita yang di dalam tubuhnya terdapat kista disebut karier dan merupakan sumber penularan

Lingkaran Hidup

ü hospes definitive : manusia

ü hospes antara : lalat dan kecoa yang berperan sebagai vector mekanik

ü habitat : duodenum

ü bentuk infektif : kista

ü cara infeksi : melalui makanan / minuman yang terkontaminasi

Gejala Klinis

ü disebabkan bentuk trofozoit

ü tropozoit melekat pada mukosa usus dengan alat hisap sehingga absorbsi lemak terganggu, terjdi diare lemak

ü bentuk kista tidak menimbulkan gejala kliinis tetapimempunyai arti penting epidemiologi sebagai sumber penularan

Diagnosis

ü memeriksa feces penderita : langsung / tidak langsung

ü aspirasi cairan duodenum untuk melihat bentuk tropozoit

Pengobatan

ü metonidazol (flagyl)

Pencegahan

ü mengobati sumber innfeksi

ü memperbaiki lingkungan

ü menjaga kebersihan makanan /minuman agar tidak terkontaminasi kista

ü menurunkan populasi vektor lalat / kecoa

Sebenarnya Protozoa usus masih ada satu lagi yaitu Balantidium Coli, namun karena keterbatasan sang pembuat Blog a.k.a gw sendiri maka belum bisa dicantumkan mungkin lain kali akan gw cantumkan. Semoga Bermanfaat.

Postingan Berikutnya tentang Protozoa Atrial


1 komentar:

  1. makasih sudah bantu aku, kalau aku enggak ngerti bolueh tanya2 ya........

    BalasHapus